Monday, November 28, 2011

Coffee at Fullerton, SG

Ada tiga hal yang dapat dinikmati dari secangkir kopi. Pertama, harum kopi saat penyeduhan; kedua, citarasa kopi itu sendiri; dan ketiga, paling tidak buat saya, yang tak kalah penting adalah penyajiannya.


Salah satu yang sangat saya nikmati adalah saat ketiganya menyatu di suatu pagi saat derasnya hujan menjadi pemandangan di balik kaca coffee shop Fullerton Hotel, Singapore. Pikiran pun melayang jauh hingga terbawa perahu yang terlihat menyusuri bawah jembatan Cavenagh Bridge. Di seberang terlihat beberapa orang tetap berjalan kaki melintasi bangunan tua masa Raffless. Pikiran saya pun seolah mengalami napak tilas ke ratusan tahun lalu saat Inggris masih menduduki negara tersebut.


Kopi memang memberikan dampak luar biasa bagi pikiran dan jiwa, saat raga usai menyatukan seluruh partikel kimiawi dalam tubuh setelah beberapa jam lelap di bawah sadar. Dari ketiga aspek kekuatan kopi, kali ini kenikmatan lebih kepada mata yang dimanjakan dengan sajian kopi dalam silver pot dan ambiance Fullerton yang sulit didapat dari hotel-hotel lain di Singapore. Rasa dari kopi itu pun menjadi tidak luar biasa, yang sudah tentu belum bisa mengalahkan kopi Indonesia yang memang "benar-benar kopi".

(written by Vera Makki - http://kopiluwakstory.blogspot.com/)




No comments:

Post a Comment